Software Iklan Baris Massal
Tampilkan postingan dengan label TIPS Keluarga sakinah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label TIPS Keluarga sakinah. Tampilkan semua postingan

Rabu, Juli 01, 2009

CARA MEMBAHAGIAKAN SUAMI

CARA MEMBAHAGIAKAN SUAMI


Seorang istri yang sholehah hendaknya senantiasa akan membahagiakan suami tercinta demi mengharapkan ridho Allah dan ridho suami. Berikut ada langkah-langkah yg jika dijalankan dengan benar Insyallah akan mendapatkan predikat sebagai seorang istri yang SHOLEHAH :

Sambutan yang menyenangkan :

1. Berwajah cerah

Ketahuilah wanita muslimah, bahwa senyum yg kau persembahkan kepada suamimu itu mendatangkan pahala.


2. Berhias dan memakai wewangian

Wanita sholehah adalah sebaik-baiknya perhiasan dunia. Pakaian indah berhiaskan wajah yang manis dipadu dengan uraian rambut yang mempesona dan beraroma wangi, tak pelak dengan segera menumbuhkan rasa bahagia bagi suaminya. Atas dasar itu wahai muslimah, hendaklah engaku selalu berhias dan berdandan utnuk suamimu, demi menjaganyadari godaan dan fitnah para pesolek yang kini memenuhi setiap termpat dan jalanan, serta menahannya dari keinginan memandang wanita lain selain dirimu.

3. Kabar yang menyenangkan

Ketika seorang suami tiba dirumah dari bepergian, seorang isrti hendaklah tidak bercerita kepadanya kecuali yang menyenangkan. Tidaklah pantas seorang istri menceritakan hal-hal yang menyedihkan atau memancing emosi, sementara suami baru saja tiba dirumah dalam keadaan letih dan penat seusai menunaikan tugas keseharian

4. Ungkapkan kerinduan

Salah satu faktor yg dapat membahagiakan perasaan suami dan menghapus kepenatannya setelah bekerja atau bepergian adalah apabila sang istri menyambut kedatangannya dengan ungkapan yg mengandung makna kerinduan.Sekian lama ia menunggu berhari-hari, berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan dengan penuh penantian, sehingga saat bertemu ia tumpahkan rasa rindu itu dengan ungkapan indahnya.

5. Menyiapkan hidangan

Ciptakan sebuah kejutan agar suamimu menggigit jari-jarinya sendiri karena takjub dengan hidangan yang engkau suguhkan. Dengan begitu bertambah-tambahlah rasa nikmat dan selera makannya, dan bertambah pulalah rasa cinta dan kasih sayangnya.
(copy from wanitamuslimah from grup yahoo.com )





Selengkapnya...

Selasa, Juni 30, 2009

KEWAJIBAN SUAMI

HAK ISTRI KEWAJIBAN SUAMI



Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka atas sebahagian yang lain, dan karena mereka telah memberi nafkah sebagian dari harta mereka. (QS. An-Nisa': 34)

Nafkah adalah segala yang dibutuhkan oleh seorang manusia, baik bersifat materi maupun bersifat ruhani.

Dari segi materi, umumnya nafkah itu terdiri dari makanan, pakaian dan tempat tinggal. Maka seorang isteri berhak untuk mendapatkan nafkah itu dengan tanpa harus ada kewajiban untuk mengolah, mengelola atau mengurusnya.



Jadi sederhananya, posisi isteri hanya tinggal buka mulut dan suami yang berkewajiban menyuapi makanan ke mulut isterinya. Tidak ada kewajiban isteri untuk belanja bahan mentah, memasak dan mengolah hingga menghidangkannya. Semua itu pada dasarnya kewajiban asasi seorang suami.

Seandainya suami tidak mampu melakukannya sendiri, tetap saja pada dasarnya tidak ada kewajiban bagi isteri untuk melaksanakannya. Bahkan kalau pun suami harus menyewa pembantu atau pelayan untuk mengurus makan dan urusan dapur.

Bahkan memberi nafkah kepada anak juga bukan kewajiban isteri. Suami itulah yang punya kewajiban untuk memberi nafkah kepada anak-anaknya. Termasuk memberinya air susu ibu, bukan kewajiban isteri tetapi kewajiban itu pada dasarnya ada pada suami. Kalau perlu, suami mengeluarkan upah kepada isterinya untuk menyusui anaknya sendiri.

Hubungan Suami Isteri: Tidak Selalu Hitam Putih

Namun apa yang kita bahas di atas hanyalah bilakalau kita bicara tentang hak dan kewajiban antara suami isteri secara hitam dan putih. Tanpa melihat sisi-sisi lain seperti pertimbangan moral, etika dan hubungan sosial. Jadi apa yang disampaikan pak ustadz itu pada hakikatnya memang benar, kalau dilihat hanya dari satu sisi saja.

Namun hubungan suami isteri tidak mungkin selamanya hanya didasarkan pada hubungan hukum hitam putih yang kaku. Tentu ada sisi-sisi lain sepeti aspek rasa cinta, saling memiliki, saling tolong, saling merelakan hak dan saling punya keinginan untuk membahagiakan pasangannya.

Sehingga seorang isteri yang pada dasarnya tidak punya kewajiban atas semua hal itu, dengan rela dan ikhlas melayani suaminya, belanja untuk suami, masak untuk suami, menghidangkan makan di meja makan untuk suami, bahkan menyuapi makan untuk suami kalau perlu. Semua dilakukannnyasemata-mata karena cinta dan sayangnya kepada suami.

Dengan semua hal itu, tentunya isteriakan menerima pahala yang besar dari apa yang dikerjakannya. Karena dengan bantuannya itu, suami akan menjadi senang dan ridha kepadanya.

Maka pasangan itu akan memanen kebaikan dan pahala dari Allah SWT. Suami mendapat pahala karena sudah melaksanakan kewajiabnnya, yaitu memberi hartanya untuk nafkah isterinya. Isteri mendapat pahala karena membantu meringankan beban suami. Meski hukumnya tidak wajib.

Itulah hubungan cinta antara suami dan isteri, yang jauh melebihi sekedar hubungan hak dan kewajiban. Tentu saja ketika seorang isteri mengerjakan hal-hal yang pada dasarnya menjadi kewajiban suami, maka wajar bila suami mengucapkan terima kasih dan memberikan penghargaan yang tulus.
Wallahu a'lam bishshawab, wassalamu 'alaikum warahmatullahi(DEJAGUNG.COM )

--




Selengkapnya...

Kamis, Juni 18, 2009

Hubungan seksual suami istri menurut islam

HUBUNGAN SEKSUAL SUAMI ISTRI MENURUT ISLAM


Banyak diantara kita yang kurang mengetahui seperti apa sesungguhnya hubungan suami istri yang baik menurut syariat islam..Dan tanpa kita sadari. banyak kesalahan yang kita lakukan dalam berhubungan seksual karena ketidaktahuan kita atau karena kita yang bersikap masa bodoh saja...Untuk itu mari kita sama sama belajar mengenai hal tersebut. supaya kita bisa kembali berada dijalan yang benar.

Islam telah menerangkan atas hal-hal kedua pasangan setelah pernikahan, mengenai hubungannya dengan cara menerima dorongan akan masalah-masalah seksual, bahkan
mengerjakannya dianggap suatu ibadat. Sebagaimana keterangan Nabi saw.:

"Di kemaluan kamu ada sedekah (pahala)." Para sahabat bertanya, "Wahai Rasulullah, apakah ketika kami bersetubuh dengan istri akan mendapat pahala?" Rasulullah saw. menjawab, "Ya. Andaikata bersetubuh pada tempat yang dilarang (diharamkan) itu berdosa. Begitu juga dilakuknnya pada tempat yang halal, pasti mendapat pahala. Kamu hanya menghitung hal-hal yang buruk saja, akan tetapi tidak menghitung hal-hal yang baik."


Selengkapnya...

Kamis, Juni 11, 2009

TIPS MENJAGA HUBUNGAN BAIK DENGAN PASANGAN

TIPS MENJAGA DAN MEMBINA
HUBUNGAN YANG BAIK (DALAM CINTA)



1. Saling mengerti dan memahami

Sepertinya standart banget ya.. emang kok.. standart dan simple.. tapi, apakah mungkin itu bisa selalu dilakukan? . Pria dan Perempuan katanya diciptakan dari planet yang berbeda. Pria dari Mars dan Perempuan dari Venus. Mangkanya, pola pikir dan tingkat pemikiran dalam menghadapi masalah pasti berbeda. Pria cenderung untuk mengeneralisasi segala sesuatu sedangkan perempuan lebih detail.
Hal itulah yang kadang membuat kesan pria lebih terkesan “menggampangkan” dan perempuan terkesan “melebih-lebihkan” . Karena Memang perempuan lebih jago untuk menggunakan perasaan sedangkan pria lebih menggunakan logika. Kalau dipikir-pikir gimana bisa nyambungnya?? Pasti bisalah asal perlu adanya :


2. Keterbukaan dan Kejujuran

Keterbukaan dan kejujuran sangat penting dalam membina suatu hubungan. Jangan pernah menutupi apa yang perlu pasangan ketahui, apalagi berbohong. Mungkin awalnya sih dari kebohongan-kebohongan kecil. Misalnya, pulang kerja bukannya langsung pulang tapi mampir ke warnet dan ngakunya lembur.. (Lah.. kalo emang kerjanya di warnet gimana dunk.. huahahahaha) … Dari kebohongan kecil yang menjadi kebiasaan bisa menjadi kebohongan besar yang membuat ketagihan loh.Yah.. biar nggak ada kebohongan dan bisa saling terbuka harus ada yang namanya :

3. Percaya

Rasa saling percaya ini yang sulit banget dilakukan…Kadang-kadang sebagai manusia punya kekurangan untuk tidak mudah percaya kepada orang lain, meskipun itu pasangannya sendiri.. Setiap orang mempunyai kecenderungan untuk paranoid ketika harus mempercayai orang lain. Terutama, ketika kepercayaan itu pernah “tersalahi”.. Ehm… so untuk itu setiap pasangan kudu bisa :

4. Komunikasi

Menurut ilmu yang kupelajari selama 3,5 tahun di bangku kuliah ini. Komunikasi merupakan kunci yang paling top dalam usaha membina dan menjaga hubungan. Kalau nggak ada komunikasi, gimana hubungan bisa berjalan? Ungkapkan apa yang ingin dan tidak ingin Anda berdua lakukan dalam menjalin hubungan. Tapi, jangan terlalu ideal. Biarkan semuanya berjalan apa adanya. Yang pasti, komunikasi tetap berjalan, smuanya akan ikut berjalan dengan baik kok. Yang pasti harus bisa :

5. Terimalah pasangan apa adanya

Jangan pernah membandingkan pasangan dengan pria/wanita lain. Kalau memang sudah terikat suatu komitmen dalam hubungan ini.. terimalah dirinya apa adanya.. Jangan pernah memikirkan “Seandainya pasanganku seperti ……. “ Kadang hal ini bisa menimbulkan perselingkuhan batin loh.. hehehehe.. Tapi.. Bukan berarti menutup diri untuk menerima kritikan loh. Tau bataslah intinya dan jangan pernah berusaha mengubah pasangan menurut gambaran yang kita inginkan. Biarlah dia menjadi dirinya sendiri dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Bukanlah sangat indah kalau kita bisa menyatukan perbedaan??
(copy from Pipia's journey )







Selengkapnya...

CARA MENGHINDARI PERSELINGKUHAN

CARA MENGHINDARI PERSELINGKUHAN



Berdasarkan hasil survey ternyata kaum pria lebih banyak yang berselingkuh daripada kaum wanita,baik itu yang masih lajang ataupun yang sudah menikah.Ternyata pernikahan tidak bisa membuat seorang lelaki menghentikan petualangannya walaupun itu hanya sekedar iseng atau havefun saja.

Tapi ada juga kaum hawa yang ikutan selingkuh..meskipun prosentasenya tidak sebesar kaum pria...katanya sih..karena emang iseng dan ada juga yang karena pingin balas dendam sama pasangannya yang suka selingkuh..."Kalau lo bisa knapa gue enggak ?"
Nah supaya hubungan kita dengan pasangan adem ayem rukun dan damai tidak saling menyakiti sebaiknya kita harus bisa saling menghindari yang namanya perselingkuhan.Mau tau caranya ? ini dia nih tips yang lumayan oke dari Pipia's journey...

Tips untuk menghindari perselingkuhan :

1. Bersikap jujur
Jujur kepada hati nurani, kepada siapa kita bersandar ; kepada siapa kita berbagi kebahagiaan dan keTebalsedihan ; kepada siapa rasa sayang sejati kita hendak kita berikan....kalau Anda sudah mempunyai jawabannya, berarti Anda telah memiliki "rambu" untuk tidak mendekati suatu "affair" yang bisa melukai perasaan pasangan Anda.

2. Memegang janji.
Komitmen yang pernah terucap dulu....kira-kira dari dasar hati atau sebatas bibir ?!....kalau Anda masih ragu, berarti Anda telah membuka celah bagi hadirnya orang ketiga.





3. Komunikasi.
Komunikasi dua arah yang terbina dengan baik , akan menciptakan suatu keadaan yang kondusif dimana akan tercipta suatu keterbukaan ; saling memahami, saling pengertian dan kasih sayang diantara kedua belah pihak.

4. Jangan Lengah
Jika perasaan Anda mengatakan ada "Affair" , jangan ragu untuk menelusurinya . Sebab perselingkuhan yang berkepanjangan adalah yang pelakunya merasa aman.

5. Jangan memberikan celah
Bagaimanapun terkadang selingkuh itu terjadi karena ketidak sengajaan ...bisa karena kesamaan problem, kesamaan visi, dsb. Untuk itu jangan memberikan peluang bibit perselingkuhan untuk tumbuh subur dikehidupan Anda

6. Tidak ada manusia yang sempurna
Bagaimanapun tidak Anda manusia yang sempurna baik lahir maupun bathin....kalau Anda merasa pasangan Anda tidak ada apa-apanya,....coba dulu deh untuk mengenalinya lebih seksama, karena setiap manusia itu memiliki kelebihan tertentu, yang secara tidak tersadar kita tak melihatnya karena kita hanya memandangnya dari segi negatifnnya saja. Coba kita lihat lagi dalam-dalam....kalau sudah ketemu, nah sekarang gimana mengembangkannya sehingga hal positif itu berguna didalam meningkaatkan mutu hubungan Anda berdua.

7. Saling bercermin
Ketika Anda berdua saling "bercermin" coba katakan kepada pasangan Anda : "Apa yang dapat kita berikan untuk mengisi jiwa kita?!"..."sudah bahagiakah kita selama ini?!"...."Adakah keinginan terpendam yang belum kita ungkapkan ?!"....dsb.

8. Instrospeksi
Ketika Anda telah berdiskusi, saling tukar pendapat dsb. terlepas didapatkan titik temu ataupun tidak , mari kita instrospeksi kepada diri kita, apa kesalahan-kesalahan kita, keinginan-keingian kita, hambatan-hambatan kita dsb.

9. Menjaga rahasia.
Selingkuh yang indah itu konon selingkuh yang tak pernah tercium....terlihat dan terasa ( seperti motto produk air mineral) . Bila kita sudah terlanjur selingkuh, atau telah mengetahui pasangan Anda selingkuh , walau terasa berat namun kuatkan tekad anda untuk tidak membicarakannya kepada orang yang tak berhak untuk mengetahuinya. Dalam situasi seperti ini bohong sangat dianjurkan , walaupun membohongi nurani, tapi apa boleh buat yang terpenting hubungan Anda dan pasangan bisa diselamatkan serta menghindari diri dari aib.

10. Berkonsultasi
Jika merasa sulit menghilangkan 'duri' dalam suatu hubungan , jangan ragu untuk berkomunikasi dengan para ahlinya. Namun semua itu berpulang kepada Anda berdua , siapa lagi yang akan menyelamatkan hubungan Anda selain diri Anda sendiri.
(copy from Pipia'sjourney@blogspot.com)

Selengkapnya...

Senin, Juni 08, 2009

KIAT MEMBAHAGIAKAN ISTRI

Kiat Membahagiakan Istri


Ketika suami istri mengalami masalah rumah tangga ataupun ketika ada suami istri yang bercerai kebanyakan pihak menyalahkan sang istri yang dianggap tidak bisa membahagiakan suami.Padahal hal tersebut tidaklah benar perceraian terjadi juga bisa karena sang suami yang tidak bisa membuat istrinya bahagia.Jadi sebagai suami istri harus bisa saling membahagiakan satu sama lain.
Apa sajakah yang harus dilakukan Anda sebagai seorang suami kepada istri Anda agar dia berbahagia?

1. Perjumpaan yang manis
Setelah pulang dari bekerja, kuliah atau perjalanan jauh ataupun kegiatan lainnya yang telah memisahkan kalian, lakukan tips berikut ini:
Mulailah dengan salam/sapaan yang baik
Dimulai dari “Assalamu’alaikum” sambil menyunggingkan senyum, dan ikhlaskan hati Anda dan berdoalah kepada Allah untuk istri Anda tersayang. Salam dan senyum adalah sunnah, sedang mendoakan istri adalah kewajiban Anda.
Jabat tangannya kalau perlu cium juga pipinya dan tunda dulu niat Anda untuk menyampaikan berita yang sekiranya tidak akan mengenakkan hatinya.




2. Ucapkan perkataan yang baik
Dalam bertutur kata dengan istri Anda, pilih kata-kata yang berdampak positif dan hindari yang berakibat negatif. Agar istri Anda mengerti apa yang Anda katakan, ucapkan setiap perkataan dengan jelas dan ulangi kata-kata Anda bila perlu.
Berilah perhatian ketika Anda mendengarkan ucapan atau ceritanya. Hal ini akan membuatnya merasa dihargai, sebagaimana Anda juga merasa dihargai, apabila perkataaan Anda didengarkan dengan baik.
Panggillah dia dengan panggilan mesra yang disukainya, misalnya “sweet heart, honey, sayang, Sholihah dan panggilan mesra lainnya. Kebiasaan ini akan menambah kemesraan hubungan kalian.

3. Bersahabat dan santai
Jangan terlalu sibuk dengan urusan Anda sendiri, sediakan waktu untuk bercengkrama bersamanya. Sampaikan padanya kabar-kabar yang menyenangkan dan selalu ingatkan dia tentang kenangan indah bersamanya. Dalam hal ini jangan terlalu serius, karena akan membuat kaku suasana. Santailah sedikit, jangan perlakukan istri Anda seperti teman sejawat atau bawahan Anda di tempat kerja.

4. Permainan dan Selingan
Agar kehidupan rumah tangga Anda tidak terlalu monoton, selingi aktifitas Anda berdua dengan senda gurau dan pupuk selera humor Anda. Lakukan permainan dan perlombaan olahraga atau selainnya, ajak dia menonton pertunjukan atau hiburan yang halal dan jauhilah hal-hal yang haram dari pilihan hiburan Anda.

5. Membantunya dalam tugas kerumahtangga

Lakukan apa saja yang Anda bisa atau Anda sukai guna menolongnya melakukan tugas rumah tangga, terutama kalau dia sakit atau lelah.
Hal yang juga penting adalah membuatnya merasa dihargai, karena Anda tak pernah lupa memberi penghargaan atas kerja kerasnya di dalam menyelesaikan tugas rumah tangga.

6. Musyawarah
Biasakan bermusyawarah khususnya dalam memecahkan persoalan keluarga. Buat dia merasa, bahwa pendapatnya adalah amat penting bagi Anda. Oleh karena itu Anda harus mempelajari dan mendengarkan pendapatnya dengan seksama dan Anda harus rela meninggalkan pendapat Anda, serta mengikuti pendapatnya, bila pendapatnya itu benar dan lebih baik.
Berterima kasihlah kepadanya karena telah membantu Anda dengan pendapat yang dikemukakannya.

7. Ziarahi sesama Muslim
Pilih kerabat dan orang terdekat yang shalih untuk dikunjungi dengan tujuan membina hubungan baik dengannya. Banyak dampak positif dari mengunjungi kerabat dan orang-orang terdekat yang shalih (jangan sia-siakan waktu dalam kunjungan tersebut, gunakan kesempatan bertemu dengan mereka sebaik-baiknya)
Jangan lupa tekankan keharusan mempraktekkan Akhlak Islami di dalam kunjungan Anda.
Guna menjaga hubungan Anda berdua, jangan memaksanya mengunjungi seseorang atau keluarga yang membuatnya tidak nyaman dengan kunjungan itu.

8. Apa yang harus dikerjakan sebelum dan ketika melakukan perjalanan jauh
Dalam menjalankan tugas Anda sebagai suami atau sebagai bagian dari kewajiaban profesi Anda di kantor/ di tempat kerja, kadangkala Anda harus melakukan perjalanan jauh, meninggalkan anak dan istri Anda. Sebelum melakukan perjalanan jauh hendaknya Anda memperhatikan hal-hal berikut:
- Ucapkan selamat tinggal yang mesra kepada anggota keluarga yang Anda tinggalkan, terutama istri Anda dan ucapkan nasihat-nasihat yang baik sebelum berangkat.
- Bacalah do’a safar.
- Mintalah istri Anda agar selalu mendoakan Anda ketika Anda tidak bersamanya.
- Tinggalkan untuk istri dan anak Anda uang dan kebutuhan keluarga yang cukup
- Pulang sesegera mungkin
- Bawalah oleh-oleh untuknya dan untuk anak-anak kesayangan Anda.
- Hindari pulang di waktu yang tidak diharapkan (ketika dia sedang nyenyak tidur) atau di waktu tengah malam.
- Bawalah istri Anda serta apabila mungkin.

9. Nafkah dalam bidang keuangan
Sebagai suami hendaknya Anda bijaksana di dalam membelanjakan uang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Anda tidak boleh pelit terhadap istri dengan uang Anda dan juga sebaliknya janganlah boros.
Anda akan mendapatkan pahala atas nafkah yang Anda berikan kepada keluarga yang menjadi tanggungan Anda, walaupun hanya sekadar sekerat roti yang diberikan kepada istri hasil dari keringat Anda sendiri (al-hadist).
Dalam rangka menjaga perasaan istri Anda, adalah sangat dianjurkan agar Anda memberinya uang sebelum dia memintanya.

10. Berbau harum dan berdandan
Ikuti sunnah mencukur rambut yang tumbuh di bagian sekitar kemaluan dan ketiak. Selain itu Anda juga diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan dan kerapihan terutama bila Anda berduaan dengannya, Jangan sungkan-sungkan mengoleskan parfum ke tubuhnya ketika Anda hanya berduaan dengannya dan ketika dia tidak ingin ke luar rumah.

11. Hubungan seksual
Adalah kewajiban Anda untuk rutin membiasakannya bila Anda tidak berhalangan melakukannya (misalnya sakit dan lain-lain). Jangan lupa memulainya dengan “bismillah” dan ucapkan doa “allahumma janibnassyaithon…“. Masukkanlah kemaluan Anda di tempat yang selayaknya (jangan di anus) jangan lupa awali dulu dengan “pemanasan” dan sertakan kata-kata mesra. Lanjutkanlah sampai Anda memuaskan keinginan seksualnya (sampai istri Anda orgasme). Hendaknya Anda melakukannya dengan rileks tanpa beban dan perasaan sekadar menunaikan kewajiban dan sertailah cumbu rayu Anda dengan canda.
Kemudian perhatikan hal-hal penting berikut ini:
Jangan “mencampurinya” ketika datang bulan, karena perbuatan tersebut haram hukumnya.
Lakukan apapun yang Anda bisa, tapi jangan merusak suasana dengan menyentuh “rasa malunya dan bayangannya tentang keindahan hubungan seks”. Misalnya: melepaskan pakaian Anda sendiri dan membiarkannya menonton Anda bugil, tetapi hendaknya Anda berdua saling membukakan pakaian pasangan anda, tentu saja dibarengi canda dan rayuan.
Hindari posisi yang membahayakannya, seperti menekan dadanya dan posisi yang bisa menyumbat pernapasannya, terutama kalau Anda mempunyai badan yang berat.
Cari waktu yang cocok dan pertimbangkan segala sesuatunya karena kadangkala istri Anda sakit atau tidak fit karena letih.

13. Menjaga “Dapur Keluarga”
Setiap orang punya privasi yang tak boleh dilanggar. Rumah Tangga pun begitu juga, setiap anggotanya punya rahasia yang tidak pantas diketahui oleh orang lain. Oleh sebab itu, jangan sampai Anda mengungkapkan kepada orang lain informasi rahasia rumah tangga Anda, seperti rahasia ranjang, masalah pribadi istri Anda dan privasi lainnya.

14. Bantulah dia di dalam ketaatan kepada Allah
Salah satu tanggung jawab Anda sebagai seorang suami adalah Anda berkewajiban membantu istri di dalam ketaatan kepada Allah. Biasakanlah melakukan hal-hal berikut ini:
- Bangunkan istri Anda di sepertiga malam terakhir dan ajak dia menegakkan shalat Qiyamullail
- Ajari dia apa yang Anda ketahui dari Al Quran dan tafsirnya.
- Ajari dia “Dzikr” (cara untuk mengingat Allah dengan mencontoh Rasulullah) di pagi dan petang.
- Anjurkan istri Anda untuk membelanjakan uangnya di jalan yang diridhoiNya.
- Bawa dia serta ketika mengerjakan haji dan umrah, kalau Anda mampu.
Dalam rangka untuk menjaga sillaturrahim dengan keluarga istri Anda dan persaudaraan Islam dengan kerabat dan teman-temannya lakukan hal-hal berikut ini:
- Ajak dia untuk mengunjungi keluarga dan kerabatnya, terutama orang tuanya.
- Undang mereka untuk mengunjungi istri Anda dan sambutlah dan hidangkan kepada mereka jamuan yang terbaik.
- Beri mereka hadiah di waktu yang spesial, seperti hari Raya dan lain-lain.
- Ulurkan tangan ketika mereka membutuhkan dengan memberikan bantuan baik berupa uang maupun bantuan lainnya.
- Jaga hubungan baik dengan keluarganya setelah Anda ditinggalkan oleh istri Anda apabila dia meninggal dunia mendahului Anda, Dalam hal ini Anda sebagai seorang suami sangat dianjurkan untuk mengikuti sunnah dengan selalu melanjutkan pemberian apapun yang biasa dilakukan oleh mendiang istri kepada siapapun yang biasa diberi ketika hidupnya, terutama dari kalangan teman-temannya dan keluarganya.

15. Pembelajaran Nilai-nilai Islam dan Pemberian Nasihat
Tanggung jawab Anda sebagai suami yang lainnya adalah Anda berkewajiban memberi pelajaran kepada istri Anda di dalam hal-hal yang mencakup Dasar-dasar Islam, Tugas dan kewajibannya sebagai seorang Istri, Membaca dan menulis bahasa Arab, serta Hukum-hukum Islam yang berkaitan dengan Wanita.
Anda juga harus mendorong dan mendukungnya untuk menghadiri majelis ta’lim, serta membelikannya buku-buku dan Majalah Islam, kaset-kaset, CD dan VCD yang memuat ceramah dan pelajaran Islam, guna melengkapi perpustakaan pribadi di rumah Anda. Ikuti terus perkembangannya dengan evaluasi yang rutin dan terus menerus, serta berilah nasihat dan spirit jika istri Anda mulai kendor semangat belajarnya.

16. Cemburu yang proporsional
Cemburu adalah fitrah. Bahkan seorang suami harus cemburu terhadap istrinya, tetapi jangan berlebihan (cemburu buta). Kadang hubungan suami istri jadi kurang enak, karena suami yang tidak punya rasa cemburu ataupun bahkan berlebihan mencemburui istrinya. Maka dari itu patuhi rambu-rambu “cemburu” berikut ini agar rumah tangga Anda langgeng.
- Yakinkan, bahwa dia telah menutupi tubuhnya dengan hijab yang sempurna sebelum meninggalkan rumah. Amat berbahaya apabila Anda sebagai suami tidak cemburu sama sekali manakala istri keluar rumah tapi auratnya terbuka alias tidak tertutup sesuai syariat.
- Batasi pergaulannya, jangan sampai bercampur baur dengan laki-laki yang bukan mahram. Pintu “cemburu buta yang berlebihan” adalah dibukanya kran pergaulan lelaki dan wanita yang bukan mahram, kecuali kalau Anda menganggap wajar bila istri Anda berbicara bebas dengan lelaki asing yang bukan mahramnya.
- Cegahlah perasaan cemburu buta, misalnya dengan menyimak setiap tutur katanya dan jangan sampai salah mengerti apa yang diucapkan sehingga melenceng jauh dari maksud istri Anda sebenarnya. Salah pengertian ini bisa membuat cemburu buta yang akibatnya mengganggu hubungan suami istri.
- Cegahlah istri Anda dari bepergian sendirian ke luar rumah untuk keperluan yang tidak penting.
- Cegahlah istri Anda mengangkat telepon ketika telepon berdering, manakala Anda atau anak laki-laki Anda bersamanya. Ajarilah dia menjawab seperlunya dengan intonasi yang wajar-wajar saja, bila terpaksa harus menjawab telepon dari lelaki yang bukan mahram.

17. Sabar dan Lemah lembut
Masalah rumah tangga adalah sesuatu yang lumrah dalam perkawinan. Yang salah adalah respon yang berlebihan dan membesar-besarkan masalah, hingga kadang ikatan pernikahan menjadi retak. Dalam menghadapi masalah, kadang suaami harus menunjukkan kemarahan kepada istri, misalnya apabila sang istri sudah keluar dari ketaatan kepada Allah dengan menunda-nunda sholat, membangkang, menonton film yang dilarang di Televisi atau bioskop dan lain-lain. Tetapi bila istri Anda menyesali perbuatannya dan menunjukkan i’tikad baiknya, maafkanlah kesalahannya.(baca poin 18)

Bagaimana cara terbaik untuk mengoreksi kekeliruannya?
Ikuti tips berikut ini:

Pertama, dengan menasihatinya secara bersendirian (jangan di depan anak-anak Anda atau orang lain, guna menjaga perasaannya), baik secara tersirat maupun tersurat. Dan lakukanlah upaya ini berulang kali jangan hanya sekali saja.

Kedua, bila istri Anda belum jera juga, punggungi dia di tempat tidur (untuk menunjukkan perasaan Anda), Dengan catatan, Anda tak perlu pindah dari ranjang tempat Anda biasa tidur bersama ke ranjang lainnya, atau meninggalkan rumah Anda dan pindah ke rumah lainnya ataupun tidak bicara sama sekali dengan istri Anda. Tidak perlu demikian, cukup dengan membelakanginya di tempat tidur, istri Anda sudah merasa, bahwa dia sedang ditegur.

Solusi terakhir adalah “memukulnya dengan ringan” (hal ini diperbolehkan). Dalam hal ini Anda harus memperhatikan hal berikut ini:
Adalah merupakan sunnah untuk menjauhi langkah menghukum istri dengan memukulnya, karena Nabi Muhammad tidak pernah memukul wanita (istri-istrinya) atau budak-budaknya.
Anda baru diperbolehkan melakukannya apabila istri Anda sudah keterlaluan dalam ketidak taatannya, misalnya sering menolak berhubungan seksual tanpa alasan yang diperbolehkan, sholat tidak pada waktunya secara terus menerus, meninggalkan rumah tanpa seijin Anda, atau menolak untuk mengatakan apa yang dialaminya ketika dia meninggalkan rumah dan lain-lain.
Langkah di atas tak boleh Anda lakukan, kecuali setelah memunggungi istri Anda di tempat tidur dan setelah membicarakan masalah ini dengannya sebagaimana Al Quran menuntun kita.
Anda tak boleh memukul istri Anda sampai melukainya atau memukul bagian badan yang sensistif, seperti wajah atau kepala.

18. Maafkan dia dan cela perbuatannya yang buruk dengan wajar
Jangan menjadi pendendam, setiap insan bisa berbuat salah, maafkan istri Anda bila ia melakukan kesalahan, tapi hukum dia dan celalah perbuatannya yang buruk, agar dia tidak mengulanginya lagi. Ini akan melanggengkan hubungan rumah tangga kalian berdua. Dalam hal ini perhatikanlah kiat-kiat berikut ini:

Lihatlah kesalahannya yang fatal saja, jangan mengungkit-ungkit kesalahannya yang kecil. Maafkan kesalahannya, tetapi beritahu dia, bahwa perhitungannnya terserah Allah terutama hal-hal yang menyangkut kesalahannya kepada Allah seperti menunda sholat dan lain-lain.

Ingat-ingatlah perbuatan baik istri Anda, di ketika dia melakukan kesalahan. Dan camkanlah, bahwa setiap manusia bisa berbuat salah, oleh karena itu carilah selalu alasan untuk memaafkannya, seperti misalnya, mungkin ia lelah, sedih atau sedang labil karena datang bulan, atau komitmennya kepada Islam sedang dalam pertumbuhan atau alasan-alasan masuk akal lainnya.

Jangan sekali-kali melontarkan celaan, karena masakannya yang kurang enak, sebagaimana Rasulullah tak pernah sekalipun mencela seorangpun dari istri-istri beliau karena masalah ini. Jika menyukai masakan yang dihidangkan sang istri, beliau memakannya dan jika tak berselera, beliau tak menyantapnya dan tak memberikan komentar sama sekali.

Sebelum Anda menyatakan bahwa istri Anda tercinta melakukan kesalahan, cobalah pendekatan lain yang tidak langsung yang mungkin akan lebih efektif daripada teguran langsung.

Hindari penggunaan sindiran dan kata-kata sarkasme yang mungkin dapat melukai perasaannya.

Bila musyawarah dan diskusi untuk membicarakan kesalahan istri Anda dianggap jadi solusi terbaik, cari waktu yang tepat dan tunggu sampai Anda bisa menjaga privasi dari keberadaan pihak ketiga yang tak berkepentingan.

Tunggulah sejenak dan bersabarlah sampai kemarahan Anda mereda. Ini sangat membantu dalam mengontrol ucapan Anda. Karena biasanya orang yang sedang marah, ucapannya jadi tak terkendali.

Akhirnya, rinci sudah penjelasan bagaimana cara membahagiakan istri Anda. Pesan kami, jangan cuma mendalami teori yang penting prakteknya!!

Adi Abu Ahmad dengan inspirasi dari: How To Make Your Wife Happy, Muslim Students Association, University of Alberta, Edmonton, Canada February, 1999, yang diterjemahkan oleh Abu Talhah, serta diedit oleh Adam Qurashi dari naskah aslinya yang ditulis dalam bahasa Arab oleh: Syaikh Muhammad Abdul Halim Hamid

~ oleh Gugun di/pada Agustus 10, 2007.

Selengkapnya...